Makanan dan Kuliner di Arab Saudi
Anda tidak akan kelaparan di Makkah maupun Madinah. Kedua kota memiliki ragam restoran yang sangat banyak, mulai dari kios makanan kaki lima, jaringan restoran internasional, hingga restoran mewah. Makanan yang dijual di Arab Saudi diwajibkan halal (daging babi dan minuman beralkohol dilarang), sehingga pelancong Muslim jarang perlu mengkhawatirkan hal ini.
Masakan Saudi dan Arab
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba hidangan khas Saudi dan kawasan sekitarnya yang autentik:
- Kabsa: Hidangan nasional. Nasi berbumbu dengan ayam atau kambing, sering disajikan dengan saus berbahan dasar tomat (daqqus) dan salad. Tersedia di mana-mana.
- Mandi: Daging yang dimasak perlahan dengan nasi yang harum, berasal dari Yaman namun sangat populer di Arab Saudi.
- Shawarma: Bisa dibilang makanan kaki lima yang paling populer. Irisan daging dalam roti pipih dengan saus bawang putih, acar, dan salad. Murah dan mengenyangkan (5-15 SAR).
- Foul (Ful Medames): Kacang fava yang dilumatkan dengan minyak zaitun, lemon, dan rempah. Menu sarapan yang mengenyangkan dan sangat terjangkau.
- Mutabbaq: Panekuk gurih berisi, populer sebagai santapan cepat atau camilan.
- Kurma: Arab Saudi menghasilkan sebagian kurma terbaik di dunia. Cobalah kurma Ajwa dari Madinah - kurma ini disebutkan dalam hadits (Shahih Bukhari 5445, Shahih Muslim 2047) dan menjadi oleh-oleh yang istimewa.
Restoran di Dekat Haram
Di Makkah, kompleks Abraj Al-Bait dan jalan-jalan di sekitarnya memiliki ratusan restoran dengan berbagai kisaran harga. Al Baik (jaringan ayam goreng kesayangan warga Saudi) memiliki cabang di dekat Haram dan antreannya selalu panjang - restoran ini sudah menjadi ikon Saudi. Jaringan internasional seperti McDonald’s, KFC, dan Hardee’s juga ada di dekatnya.
Di Madinah, jalan-jalan di sekitar Masjid Nabawi, terutama di sekitar Bab as-Salam dan kawasan Jalan Quba, dipenuhi restoran. Restoran Turki, India, Pakistan, Indonesia, dan Arab melayani komunitas jamaah dari berbagai negara.
Tips: Makan sedikit menjauh dari area yang langsung bersebelahan dengan Haram (berjalan kaki 5-10 menit) akan sangat menghemat uang Anda. Restoran yang tepat di samping masjid mematok harga lebih mahal karena lokasinya. Makanan beberapa jalan dari sana sering kali lebih enak dan lebih murah.
Air Zamzam
Air Zamzam tersedia secara gratis di seluruh area kedua Haram. Wadah pendingin air berukuran besar diletakkan di setiap koridor, lantai, dan area shalat. Anda boleh minum sebanyak yang Anda inginkan. Bawalah wadah kecil saat Anda mengunjungi masjid. Air Zamzam juga dijual dalam botol di toko-toko, meski gratis di dalam masjid.
Nabi ﷺ bersabda: “Air Zamzam itu sesuai dengan tujuan ia diminum.” (Sunan Ibnu Majah 3062; dinilai shahih oleh al-Albani, meskipun sebagian ulama menilai sanadnya lemah). Berdoalah ketika meminum air Zamzam.
Tips Praktis Bersantap
- Jam makan: Restoran di dekat Haram memiliki jam buka yang sangat panjang, banyak yang buka 24 jam setiap hari. Anda dapat menemukan makanan kapan saja, siang maupun malam.
- Makanan hemat: Satu porsi yang mengenyangkan (shawarma, hidangan nasi, atau menu paket) bisa seharga hanya 10-25 SAR. Restoran India dan Pakistan sering kali yang paling terjangkau.
- Selama Haji di Mina/Arafah: Penyelenggara perjalanan Anda akan menyediakan makanan. Namun, bawalah beberapa camilan (kurma, kacang-kacangan, energy bar, biskuit) karena jam makan mungkin tidak sesuai dengan saat Anda lapar.
- Hidrasi: Di tengah panasnya Arab Saudi, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangatlah penting. Minumlah air terus-menerus, sekalipun Anda tidak merasa haus. Bawalah botol air setiap saat.
- Sarapan hotel: Sebagian besar hotel sudah menyertakan sarapan. Biasanya berupa prasmanan dengan pilihan menu Arab dan Kontinental - makanlah dengan cukup sebelum menuju Haram untuk beribadah.