Makanan & Kuliner di Arab Saudi
Anda tidak akan kelaparan di Makkah maupun Madinah. Kedua kota memiliki ragam restoran yang sangat banyak, mulai dari kios makanan kaki lima hingga jaringan internasional hingga restoran mewah. Semua makanan di Arab Saudi adalah halal, sehingga pelancong Muslim tidak perlu mengkhawatirkan hal ini.
Masakan Saudi & Arab
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba hidangan otentik Saudi dan kawasan sekitarnya:
- Kabsa: Hidangan nasional. Nasi berbumbu dengan ayam atau kambing, sering disajikan dengan saus berbahan dasar tomat (daqqus) dan salad. Tersedia di mana-mana.
- Mandi: Daging yang dimasak perlahan dengan nasi beraroma harum, berasal dari Yaman namun sangat populer di Arab Saudi.
- Shawarma: Mungkin makanan kaki lima yang paling populer. Irisan daging dalam roti pipih dengan saus bawang putih, acar, dan salad. Murah dan mengenyangkan (5-15 SAR).
- Foul (Ful Medames): Kacang fava yang dilumatkan dengan minyak zaitun, lemon, dan rempah. Menu sarapan yang mengenyangkan dan sangat terjangkau.
- Mutabbaq: Panekuk gurih berisi, populer sebagai santapan cepat atau camilan.
- Kurma: Arab Saudi menghasilkan sebagian kurma terbaik di dunia. Cobalah kurma Ajwa dari Madinah - kurma ini disebutkan dalam hadis dan menjadi oleh-oleh yang istimewa.
Restoran Dekat Haram
Di Makkah, kompleks Abraj Al-Bait dan jalan-jalan di sekitarnya memiliki ratusan restoran dengan berbagai kisaran harga. Al Baik (jaringan ayam goreng kesayangan warga Saudi) memiliki cabang dekat Haram dan selalu mengular antreannya - ini adalah ikon Saudi. Jaringan internasional seperti McDonald’s, KFC, dan Hardee’s juga ada di dekatnya.
Di Madinah, jalan-jalan di sekitar Masjid Nabawi, terutama di sekitar Bab as-Salam dan kawasan Jalan Quba, dipenuhi restoran. Restoran Turki, India, Pakistan, Indonesia, dan Arab melayani komunitas jamaah internasional.
Tip: Makan sedikit lebih jauh dari area Haram langsung (berjalan kaki 5-10 menit) akan menghemat uang Anda secara signifikan. Restoran tepat di samping masjid mengenakan harga premium karena lokasinya. Makanan beberapa blok jalan dari sana sering kali lebih enak dan lebih murah.
Air Zamzam
Air Zamzam tersedia secara gratis di seluruh kedua Haram. Pendingin air berukuran besar diletakkan di setiap koridor, lantai, dan area shalat. Anda boleh minum sebanyak yang Anda inginkan. Bawalah wadah kecil saat Anda mengunjungi masjid. Air Zamzam juga tersedia dalam botol di toko-toko, meski gratis di dalam masjid.
Nabi (shallallahu alaihi wasallam) bersabda: “Air Zamzam itu sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (Ibnu Majah). Berdoalah saat meminum air Zamzam.
Tips Praktis Bersantap
- Jam makan: Restoran dekat Haram buka sangat lama, banyak yang 24 jam. Anda dapat menemukan makanan kapan saja siang maupun malam.
- Santapan hemat: Satu porsi yang mengenyangkan (shawarma, hidangan nasi, atau menu paket) bisa seharga hanya 10-25 SAR. Restoran India dan Pakistan sering kali yang paling terjangkau.
- Selama Haji di Mina/Arafah: Penyelenggara Anda akan menyediakan makanan. Namun, bawalah beberapa camilan (kurma, kacang-kacangan, energy bar, biskuit) karena jam makan mungkin tidak selaras dengan rasa lapar Anda.
- Hidrasi: Dalam panas Saudi, menjaga hidrasi sangatlah penting. Minumlah air terus-menerus, sekalipun Anda tidak merasa haus. Bawa botol air setiap saat.
- Sarapan hotel: Sebagian besar hotel menyediakan sarapan. Biasanya berupa prasmanan dengan pilihan menu Arab dan Kontinental - makanlah yang cukup sebelum menuju Haram untuk beribadah.