Belanja & Oleh-Oleh

Membawa pulang hadiah dan oleh-oleh adalah tradisi yang dicintai dalam Haji dan Umrah. Makkah dan Madinah menawarkan beragam pilihan barang-barang Islami, produk Arab, dan kekhasan lokal yang menakjubkan. Berikut apa yang perlu dicari dan di mana menemukannya.

Apa yang Dibeli

  • Kurma: Hadiah yang paling populer untuk dibawa pulang. Kurma Ajwa dari Madinah sangat berharga (Nabi, shallallahu alaihi wasallam, menyebutkan manfaatnya). Sukkari, Safawi, dan Khudri adalah varietas unggulan lainnya. Belilah dari toko kurma di Madinah untuk pilihan terbaik - harganya berkisar dari 30 SAR hingga 200+ SAR per kg tergantung varietas dan kualitasnya.
  • Air Zamzam: Anda boleh membawa pulang air Zamzam. Maskapai yang beroperasi dari Arab Saudi biasanya mengizinkan 5-10 liter sebagai bagasi terpisah. Belilah dalam wadah tersegel dari toko di dekat Haram.
  • Sajadah: Sajadah indah dalam berbagai kisaran harga. Mulai dari sajadah perjalanan berukuran saku yang sederhana hingga sajadah tenun tangan yang berhias.
  • Parfum dan Oud: Parfum Arab (attar) dan oud (dupa kayu gaharu) terkenal di seluruh dunia. Jalan-jalan di dekat kedua Haram dipenuhi toko parfum. Attar tanpa alkohol menjadi hadiah yang indah. Serpihan oud dan bukhoor (dupa) juga populer.
  • Siwak: Batang sikat gigi alami dari pohon Arak, sebuah amalan Sunnah. Sangat murah (1-5 SAR) dan menjadi oleh-oleh yang bermakna.
  • Tasbih (untaian biji dzikir): Tersedia dalam segala bahan dari plastik hingga batu mulia. Tasbih kayu dan batu mulai dari 5-500+ SAR.
  • Buku-buku Islam: Kedua Haram memiliki toko yang menjual Al-Quran, kumpulan hadits, dan literatur Islam dalam banyak bahasa. Kompleks Percetakan Al-Quran Raja Fahd di Madinah membagikan Al-Quran gratis.
  • Celak (ithmid): Celak antimon tradisional, sebuah amalan Sunnah. Tersedia dalam wadah kecil dari toko di dekat Haram.
  • Set ihram: Meskipun lebih bersifat praktis daripada hiasan, kain ihram berkualitas tinggi menjadi hadiah yang berguna bagi seseorang yang sedang merencanakan perjalanan ibadahnya sendiri.
Belanja & Oleh-Oleh illustration

Tempat Berbelanja

  • Mal Abraj Al-Bait (Makkah): Pusat perbelanjaan di dasar Menara Jam, langsung menghadap Haram. Praktis namun mahal.
  • Jalan-jalan di sekitar Masjid al-Haram: Jalan-jalan yang memancar dari Haram dipenuhi toko. Jalan Ibrahim Al-Khalil dan kawasan Al Misfalah memiliki ratusan toko.
  • Supermarket Bin Dawood / Panda: Untuk barang-barang sehari-hari, camilan, dan kebutuhan pokok. Bin Dawood memiliki cabang besar di dekat Haram di Makkah.
  • Pasar lama Madinah: Kawasan di dekat Bab as-Salam di Madinah memiliki jalan pasar tradisional dengan toko kurma, toko parfum, dan barang-barang Islami.

Menawar: Menawar adalah hal yang umum dan diharapkan di toko-toko kecil dan kios pasar di kedua kota. Mulailah dari sekitar 50-60% dari harga yang diminta dan bernegosiasilah dari sana. Toko berharga pas dan supermarket tidak menerima tawar-menawar. Bersikaplah sopan dan ingatlah bahwa beranjak pergi sering kali merupakan taktik tawar-menawar yang paling ampuh.

Toko Bebas Bea

Bandara Jeddah dan Madinah memiliki toko bebas bea yang menjual parfum, cokelat, barang elektronik, dan oleh-oleh khas Saudi. Harganya tidak selalu lebih murah dibanding di dalam kota, jadi bandingkan dahulu sebelum membeli. Penawaran terbaik di toko bebas bea cenderung pada merek parfum internasional dan cokelat.